Tips Mengelola Keuangan di tengah Pandemi COVID-19

misterpangalayo.com - Dampak covid-19 terhadap perekonomian memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tekanan keuangan mendominasi banyak dari jutaan karyawan yang telah dirumahkan sehingga berpotensi menghadapi pengangguran saat skema tersebut dibatalkan, serta bagi mereka yang bisnis kecilnya terganggu atau yang keuangannya sudah tidak stabil sebelum krisis. Sebaliknya, jika Anda adalah salah satu dari orang-orang beruntung yang penghasilannya tidak terganggu, alangkah bijaknya bagi Anda untuk mulai mengatur strategi bagaimana cara mengelola keuangan Anda kembali demi kondisi keuangan yang tetap stabil dengan berbagai risiko terburuk yang mengancam. 

Berikut cara mengelola keuangan di tengah kondisi pandemi covid-19 saat ini:

1. Menabung

Tujuan menabung pada dasarnya adalah untuk melindungi nilai uang dari pengaruh inflasi, sehingga kemampuan daya beli kita tetap bertahan di masa depan. Di masa-masa mengkhawatirkan saat ini, Anda harus membuang jauh perilaku konsumtif dan lebih banyak mengalokasikan uang yang ada untuk di tabung. Anda bisa menggunakan pola 70/30/0, di mana 70% penghasilan digunakan untuk kebutuhan pokok dan kesehatan, lalu 30% dialokasikan untuk menabung dana darurat dan investasi, dan 0% untuk alokasi gaya hidup.

Mungkin Anda sudah tahu, dalam kondisi normal, tabungan untuk dana darurat disiapkan guna menutupi biaya hidup atau pengeluaran selama tiga hingga enam bulan. Tabungan dana darurat bisa digunakan untuk proteksi risiko kehidupan, misalnya kematian, kecelakaan, PHK/bangkrut, musibah, dan sakit. Ingat semakin banyak pos pengeluarannya artinya harus semakin pintar-pintar Anda dalam mengatur dan menggunakan uang Anda.

2. Cari Tambahan Penghasilan

Pekerjaan seseorang belum tentu tetap aman dalam kondisi sekarang, terlebih bagi para freelancer atau wirausahawan. Mencari uang tambahan tidak harus dengan bekerja di kantor. Anda bisa mendapatkan uang tambahan dengan menjual barang, menawarkan jasa, hingga Investasi P2P Lending. Mendapatkan uang ekstra tentu akan sangat membantu bagi kehidupan finansial di tengah Pandemi COVID-19, Anda hanya perlu mencari tahu apa saja peluang yang bisa dimanfaatkan.

3. Berburu Promo

Penerapan pembatasan sosial terus dilakukan pemerintah untuk memutus rantai pandemi Covid-19. Pembatasan sosial tak menghentikan aktivitas jual beli masyarakat baik secara offline maupun online. Terlebih kini banyaknya marketplace yang bermunculan dengan menawarkan diskon yang menggiurkan. Belanja dengan memakai deal coupon atau potongan harga memberi keuntungan langsung. Kedua hal tersebut memungkinkan Anda berbelanja lebih murah dari harga normal.

Selain itu, cermati promosi yang ditawarkan oleh sejumlah situs berhemat yang bekerja sama dengan e-commerce favorit anda. Biasanya situs berhemat menawarkan kode promo exclusive atau cashback yang dapat membantu anda untuk mendapatkan diskon tambahan dari total potongan harga pada saat check out.

4. Hemat

Pembelian ini bisa apa saja, mulai dari barang-barang yang dipakai sehari-hari sampai dengan bahan makanan yang bisa dikonsumsi setiap hari. Jika misalnya Anda menghabiskan sekitar IDR 1 Juta untuk kebutuhan seperti peralatan mandi. Lebih baik dikurangi menjadi IDR 500k dengan mengurangi biaya sabun mandi dan shampo.

Selama Anda bekerja di rumah dan tidak bepergian kemana-mana dengan begitu peralatan mandi tidak akan habis seperti biasanya kan? Begitu juga dengan biaya lain yang tidak perlu dikeluarkan karena tidak keluar rumah bisa Anda alokasikan untuk tabungan, atau dijadikan dana darurat seperti dana untuk ongkos transportasi kerja dan biaya makan diluar.

5. Mengevaluasi Sumber Penghasilan saat Ini

Masih berhubungan dengan poin 4 di atas, Anda perlu meninjau kembali alokasi anggaran lalu melakukan penyesuaian. Untuk memudahkannya, kamu bisa menggunakan pola “tambahkan, kurangi, hilangkan, dan adakan”.

Sebagai contoh, dikarenakan aktivitas work from home, alokasi anggaran transportasi bisa kamu kurangi untuk direalokasikan (adakan) pada biaya kesehatan, seperti membeli multivitamin sebagai upaya pencegahan infeksi virus. Contoh lainnya, karena kebijakan physical distancing, alokasi anggaran untuk rekreasi & hiburan bisa Anda hilangkan untuk direalokasikan (menambah) pada anggaran kebutuhan pokok.

Demikianlah lima tips mengelola keuangan di tengah pandemi, namun selain mempertimbangkan kesehatan finansial Anda.  Kesehatan jiwa dan raga juga harus sangat diperhatikan di momen pandemi seperti sekarang. Untuk itu, Anda dianjurkan untuk terus melakukan langkah pencegahan, seperti menggunakan masker, rutin cuci tangan dengan air dan sabun, serta jaga jarak minimal 1,5 meter.

Bahkan, para ahli di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk melakukan vaksinasi influenza. Vaksin tersebut dinilai penting karena dapat mengurangi keparahan, jika seandainya terinfeksi virus corona. Menurut WHO, vaccine pfizer dan BioNTech adalah salah satu dari 35 inokulasi Covid-19 potensial yang saat ini dalam beberapa fase pengujian klinis.

For Your Information, layanan dokter spesialis telemedicine menjadi incaran di tengah Pandemi COVID-19, salah satunya adalah layanan konsultasi kesehatan spesialis Halodoc. Wakil Presiden Pemasaran Halodoc, Felicia Kaliwarang mengatakan bahwa pencarian seputar virus corona melonjak 600% di platform-nya.

HaloDoc, sebuah aplikasi platform komunikasi yang memfasilitasi interaksi antara dokter dengan pengguna memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menemui dokter mereka kapan saja. Terdapat banyak fitur yang memudahkan kebutuhan Anda, mulai dari periksa kunjungan rumah sakit, konsultasi sama dokter, hingga periksa Covid-19.

Stay Safe, Stay Healthy.



Tidak ada komentar:

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : raditmananta@gmail.com
+Twitter : @raditmananta

Tata Tertib Berkomentar di blog misterpangalayo:

1. Gunakan Gaya Tulisan yang Biasa-biasa Saja
2. Tidak Melakukan Komentar yang Sama Disetiap Postingan
3. Berkomentar Mengandung Unsur Sara Tidak di Anjurkan

Diberdayakan oleh Blogger.