Warga Tangaran Sambas Digemparkan Semburan Lumpur


misterpangalayo.com, SAMBAS - Munculnya semburan lumpur bercampur pasir dari sumur bor milik seorang warga setempat pada Sabtu (12/12/15) sore, menggemparkan warga Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. 

Semburan lumpur setinggi 15 meter ini juga berbau gas yang menyengat, untuk mengantisipasi bahaya, petugas kepolisian pun memasang garis polisi. Petugas juga meminta warga untuk tidak menyalakan korek api maupun merokok di sekitar lokasi kejadian. Lokasi semburan lumpur bercampur pasir berbau gas itu persis berada di samping rumah milik H. Rosidi atau yang akrab disapa Badol. 

Semburan tersebut muncul saat Rosidi sedang menggali sumur bor hingga kedalaman 110 meter, diperkirakan semburan lumpur muncul sekitar pukul 17.00 wib. Sementara itu, ratusan warga Simpang Empat yang mendengar kabar tersebut langsung menjadi tontonan warga.

Seperti dikutip dari situs tribunnews.com, dikonfirmasi terpisah Kapolsek Teluk Keramat, AKP Joko Kuswanto menerangkan bahwa fenomena alam tersebut memang benar terjadi di lokasi lahan milik satu diantara warga yang sedang mengerjakan pengeboran sumur yang berlokasi diantara perbatasan Pasar Ikan desa Simpang Empat dengan Kantor Kecamatan.

"Semburan lumpurnya sudah ditutup oleh warga sekitar dengan cara disumbat menggunakan pasir," ujar Juniardi yang melihat langsung semburan lumpur itu terjadi.

Semburan lumpur yang keluar dari perut bumi melalui sumur bor itu sempat membuat warga khawatir karena area semburan lumpur itu sempat berbau gas bahkan menyala api saat dinyalakan dengan menggunakan korek api.


Berikut merupakan sebuah video amatir dari Novianti yang di unggah di youtube pada tanggal 13 Des 2015.

No comments:

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan kontak saya
+Email : raditmananta@gmail.com
+Twitter : @raditmananta

Tata Tertib Berkomentar di blog misterpangalayo:

1. Gunakan Gaya Tulisan yang Biasa-biasa Saja
2. Tidak Melakukan Komentar yang Sama Disetiap Postingan
3. Berkomentar Mengandung Unsur Sara Tidak di Anjurkan

Powered by Blogger.